Jaringan ritel kopi internasional Starbucks mengumumkan rencana pemutusan hubungan kerja atau PHK, guna mengoptimalkan tim dukungan perusahaan. Rincian PHK tersebut akan disampaikan paling lambat awal bulan Maret mendatang. CEO Starbucks, Brian Niccol, Jumat 17 Januari 2025 mengatakan, perampingan ini tidak akan berdampak pada tim di toko atau investasi dalam jam operasional toko. Brian Niccol, yang baru empat bulan menjabat di Starbuck, memulai sejumlah langkah untuk memulihkan kinerja bisnis jaringan kedai kopinya. Langkah ini dilakukan menyusul tekanan dari meningkatnya persaingan dan melemahnya permintaan di pasar Amerika Serikat dan Tiongkok. ( ben )




