Produsen kendaraan asal Korea Selatan Hyundai Motor dan Kia menargetkan bisa meningkatkan penjualan global gabungan sebesar 2 persen menjadi 7,39 juta kendaraan tahun ini. Di 2024 lalu, penjualan keduanya menurun. Hyundai dan Kia secara bersama-sama menempati peringkat ketiga penjualan kendaraan global dengan menjual 7 koma 23 juta kendaraan pada 2024, turun 1 persen dari tahun 2023 akibat permintaan yang lesu di Eropa dan pasar dalam negeri. Penjualan di Korsel turun paling tajam sejak pandemi 2020 pada Desember akibat ketidakpastian politik menyusul deklarasi darurat militer Presiden Yoon Su Yeol dan pemakzulan. Di Amerika Serikat, Presiden terpilih Donald Trump telah mengancam akan mengenakan tarif universal 10 persen pada barang-barang impor. Hyundai Motor telah memulai produksi di negara bagian Georgia, Amerika serikat tahun lalu, agar dapat keringanan pajak dari pemerintahan Biden. ( tbu )



