Asosiasi Penambang Nikel Indonesia APNI berharap pemerintah tidak memangkas kuota produksi bijih nikel tahun 2025 ini. Pasalnya, kebutuhan bijih nikel tahun ini dipastikan meningkat seiring tingginya kebutuhan smelter nikel di dalam negeri. APNI memprediksi, penggunaan bijih nikel domestik untuk smelter akan mencapai angka 400 juta sampai 450 juta ton pada 2025. ( tbu )




