Kementerian Perdagangan Tiongkok akan memperpanjang investigasi antidumping terhadap brendi yang berasal dari Uni Eropa selama tiga bulan. Masa waktu tersebut kurang dari perpanjangan penuh yang diizinkan berdasarkan panduan sebelumnya. Penyelidikan yang diluncurkan pada 5 Januari dan selesai dalam setahun akan diperpanjang hingga 5 April akibat “kompleksitas” investigasi. Kementerian sebelumnya mengatakan penyelidikan dapat diperpanjang enam bulan dalam kondisi khusus. Oktober lalu saat memberlakukan tindakan sementara pada impor brendi UE, temuan awal dari penyelidikan menunjukkan dumping brendi UE mengancam Tiongkok. Kebijakan ini berdampak pada merek Prancis termasuk Hennessy dan Remy Martin. Penyelidikan itu secara luas dipandang sebagai hasil dukungan Prancis terhadap tarif UE pada kendaraan listrik Tiongkok. ( tbu )




