Direktur Badan Otorita Borobudur Agustin Peranginangin menyebut sektor pariwisata menjadi sektor yang paling siap untuk mewujudkan target pertumbuhan ekonomi 8 persen yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, sektor pariwisata sudah dibangun dalam waktu lama dan dunia internasional juga sudah mengakui sektor wisata Indonesia. Hal itu menyusul meningkatnya indeks kinerja pariwisata Indonesia dari 32 menjadi peringkat 22. Namun untuk mewujudkannya, perlu adanya dukungan tambahan berupa perhatian khusus untuk akses menuju destinasi pariwisata. Dia mencontohkan harga tiket pesawat di Indonesia masih tinggi jika dibandingkan dengan negara-negara lain. Misalnya ketika Qatar Airways sudah bisa mendarat di Medan, ketika wisatawan ingin lanjut ke Yogyakarta tiketnya lebih mahal daripada mereka harus ke Korea Selatan. (kompas-tbu)




