Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan siap untuk berunding dengan Presiden terpilih Amerika Donald Trump. Di samping itu, Donald Trump sendiri telah menyerukan dimulainya negosiasi, yang memicu kekhawatiran di Ukraina lantaran Trump dapat memaksa pemerintah Kyiv untuk menerima perdamaian dengan persyaratan yang menguntungkan pemerintah Moskow. Khususnya setelah Trump resmi memimpin pada 20 Januari 2025. Sebelumnya kekhawatiran akan meletusnya perang dunia 3 muncul setelah pemerintah Presiden Amerika Joe Biden, mengizinkan Ukraina memakai senjata Army Tactical Missile System milik Amerika untuk menyerang Rusia. Hal tersebut kemudian membuat Presiden Putin mengubah doktrin nuklir, di mana Rusia akan mempertimbangkan serangan nuklir jika negara itu atau sekutunya Belarusia, menghadapi agresi dengan penggunaan senjata konvensional yang menimbulkan ancaman kritis. (cnbc/ben)



