Musim perlambatan kinerja di industri keuangan turut menimpa pelaku industri fintech peer to peer lending menjelang tutup tahun 2024. Outstanding pinjaman melambat di tengah lesunya daya beli masyarakat. OJK mencatat piutang pinjaman fintech lending pada Oktober 2024 mencapai 75 triliun rupiah, alias meningkat 29 persen secara tahunan.( tbu )




