Regulator keuangan Korea Selatan siap memobilisasi dana stabilisasi pasar saham senilai 10 triliun won atau 7 miliar dolar amerika, setara 111 koma 7 triliun rupiah. Dana tersebut disiapkan untuk mengurangi volatilitas pasar ditengah keputusan mengejutkan Presiden Yoon Suk Yeol untuk memberlakukan darurat militer yang kemudian dicabut.




