Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia, Gaikindo, sepanjang 10 bulan di tahun ini, angka wholesales atau penjualan dari pabrik ke dealer truk nasional menyusut 15 persen secara year on year, menjadi 54 ribu 427 unit. Dari jumlah itu, penjualan wholesales truk dengan Gross Vehicle Mass lebih dari 24 ton yang diizinkan untuk diimpor dalam kondisi bekas, turut mengalami penurunan 13 persen secara tahunan menjadi 15 ribu 331 unit. Isuzu Astra Motor Indonesia mengatakan, relaksasi impor truk bekas memang berdampak pada pasar truk di Indonesia. Dengan masuknya truk bekas yang diimpor dari negara lain, maka persaingan pasar akan semakin ketat sehingga sangat disayangkan oleh Agen Pemegang Merek. ( ben )



