Emiten Bank Tabungan Negara, BTN, mempertimbangkan untuk menurunkan suku bunganya termasuk untuk bunga KPR, setelah Bank Indonesia resmi menurunkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin ke level 6 persen. BTN menyampaikan, pelonggaran kebijakan moneter Bank Indonesia menjadi awal positif untuk mendorong fungsi intermediasi perbankan, termasuk BTN yang kreditnya didominasi oleh kredit dan pembiayaan perumahan. Tercatat, Penyaluran KPR BTN hingga akhir semester pertama 2024 mencapai 272,7 triliun rupiah, atau tumbuh 12,3 persen secara year-on-year. Selanjutnya, pertumbuhan KPR BTN diperkirakan akan berada di kisaran yang tidak jauh berbeda dengan pencapaian tersebut. ( ben )




