Metrodata Electronics dan perusahaan penyedia layanan teknologi dan IT asal Vietnam, FPT Company Limited sepakat menandatangani perjanjian kerjasama untuk mendirikan joint venture yang diberi nama PT FPT Metrodata Indonesia kemarin. Dari Modal dasarnya sebesar 56 miliar rupiah, porsi Metrodata 60 persen dan FPT 40 persen. Bergabungnya kedua perusahaan ini sebagai bentuk strategi dalam menangkap peluang pasar baru, dengan fokus pada investasi dalam R and D, pengembangan kekayaan intelektual, dan layanan profesional kelas atas. Secara khusus, pada fase awal, FMI akan fokus pada pengembangan layanan keamanan siber, diikuti dengan layanan AI dan layanan cloud GPU, serta pengembangan perangkat lunak. Perusahaan patungan ini bertujuan menjadi perusahaan terkemuka yang memimpin layanan keamanan siber dan transformasi AI di Indonesia dengan target run-rate bisnis 100 juta dolar amerika dalam lima tahun ke depan. ( tbu )




