Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia, AFPI, optimis masih banyak investor asing yang akan melirik investasi di sector fintech peer to peer lending. Bidang Hubungan Masyarakat AFPI mengatakan, optimisme itu antara lain di dukung oleh kredit gap di Indonesia masih terbilang tinggi. riset yang dilakukan AFPI bersama EY Pathernon menunjukkan, pendanaan yang dibutuhkan UMKM di Indonesia mencapai 4.300 triliun rupiah pada tahun 2026. Dengan kemampuan suplai yang ada hanya 1.900 triliun, maka terdapat gap sebesar 2.400 triliun rupiah pada tahun 2026. ( ben )




