Kementerian Komunikasi dan Informatika mengatakan, pusat data nasional sementara, PDNS membutuhkan anggaran jumbo mencapai 542 miliar rupiah pada tahun ini. Sementara dana yang dimiliki hanya setengahnya. Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika Nezar Patria mengatakan anggaran yang tersedia saat ini hanya 257 miliar rupiah. Bukan hanya itu, Nezar juga menyampaikan bahwa kebutuhan anggaran untuk pengelolaan PDNS pada tahun depan juga membutuhkan anggaran senilai 486 miliar rupiah dan saat ini hanya tersedia 27 miliar rupiah atau sekitar 5 koma 6 persennya. Menurut Nezar, dengan anggaran yang sedikit ini menjadi tantangan dan tanggung jawab yang dihadapi pengelola PDN. Untuk itu, dia menilai perlu adanya dukungan prioritas terhadap penganggaran PDNS. ( tbu )




