Mantan Ketua Umum REI sekaligus pengusaha property, Totok Lusida menyebutkan, target pembangunan 3 juta rumah yang di canangkan Presiden terpilih Prabowo Subianto, sangat mungkin tercapai, tanpa menggunakan APBN. Menurutnya, diperlukan komitmen bersama guna menghadapi tantangan untuk merealisasikan program 3 juta rumah. Adapun salah satu tantangannya adalah penataan perumahan antar-wilayah hingga masalah pembiayaan. Tercatat, sepanjang Tahun Anggaran 2015 hingga 2023 Direktorat Jenderal Perumahan telah merealisasikan anggaran senilai 67,1 triliun rupiah, melalui program penyediaan rumah, meliputi Pembangunan Rumah Susun, Pembangunan Rumah Khusus, Bantuan Stimulan Pembangunan Rumah Swadaya, serta Bantuan Pembangunan Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum. ( ben )



