ChatGPT

Layanan kecerdasan buatan AI booming dimana-mana berkat dipelopori OpenAI melalui layanan ChatGPT. Ironisnya justru OpenAI kini diprediksi akan rugi besar. Bahkan startup yang dikembangkan Sam Altman itu digadang-gadang terancam bangkrut. Penyebabnya adalah beban biaya operasional perusahaan yang terlampau tinggi. Menurut analisis The Information, OpenAI bisa mencatat kerugian masif sebesar 5 miliar dolar amerika, atau 81 triliun rupiah pada tahun ini. Nilai kapitalisasi pasar OpenAI diprediksi mencapai 80 miliar dolar amerika atau seribu 303 triliun rupiah pada Februari 2024. Perusahaan diprediksi perlu mengeluarkan 7 miliar dolar amerika tahun ini untuk melatih dan mengoperasikan sistem AI-nya. Artinya, OpenAI perlu lebih banyak uang untuk melanjutkan bisnisnya. Ditengah masifnya pengeluaran, OpenAI juga harus menghadapi sengitnya persaingan dikala raksasa teknologi lain berlomba-lomba mengembangkan sistem AI serupa. ( tbu )

Author: Andi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *