Komisi Pengawas Persaingan Usaha Italia, AGCM, mengumumkan penyelidikan terhadap brand fashion mewah Armani dan Dior, dengan tuduhan menyalahi aturan ketenaga kerjaan. Penyelidikan itu bermula dari subkontraktor kedua brand, yang dilaporkan membayar tenaga kerja terlalu rendah. Mereka juga diduga mempekerjakan staf secara berlebihan. Selain itu, polisi Italia atau Guardia di Finanza, juga ikut melakukan penyelidikan. Inspeksi itu dilakukan di kantor pusat Giorgio Armani, Operations SpA, serta Christian Dior di Italia. Kasus skandal tersebut dimulai sejak bulan April, ketika pengadilan Italia menempatkan unit Armani dibawah administrasi peradilan parsial selama satu tahun. ( ben )



