Schroders Indonesia menyebutkan, fluktuatifnya bursa saham antara lain dipengaruhi kebijakan papan pemantauan khusus dengan mekanisme Full Call Auction, FCA, atau metode lelang berkala secara penuh. Schroders Indonesia menilai, mekanisme perdagangan FCA membuat likuiditas saham dalam papan pemantauan khusus bergerak tidak pasti. Untuk itu, FCA yang berlaku saat ini perlu dievaluasi kembali guna memastikan kriteria yang ada tidak bersifat subjektif dan lebih adil bagi semua pihak. Schroders Indonesia juga mengatakan, munculnya kebijakan FCA adalah respons otoritas bursa untuk mencoba mengendalikan fluktuasi Indeks Harga Saham Gabungan. Untuk itu, transparansi FCA dinilai harus diperbaiki. ( ben )




