Kelompok Hizbullah di Libanon, kamis 4 Juli ini meluncurkan serangan roket dan drone ke basis pertahanan Israel, dengan klaim sebagai serangan balasan atas pembunuhan seorang komandan tingginya. Serangan Hizbullah yang didukung Iran terhadap Israel, menimbulkan kekhawatiran terjadinya perang skala besar di Timur Tengah. Kelompok Hizbullah meluncurkan lebih dari 200 roket dan sekawanan drone ke-10 pangkalan militer Israel sebagai balasan atas pembunuhan Mohammed Nasser, komandan tinggi Hizbullah pada hari Rabu 3 Juli kemarin. Sementara Militer Israel mengatakan sekitar 200 proyektil dan lebih dari 20 target udara mencurigakan terdeteksi melintasi dari Lebanon ke wilayahnya, namun berhasil dicegat oleh pertahanan udara Israel. ( ben )




