Para pendukung Presiden Joe Biden berharap debat Kamis malam waktu Amerika atau tadi pagi waktu Indonesia akan menghapus kekhawatiran bahwa petahana berusia 81 tahun itu sudah terlalu tua untuk menjalani masa jabatan berikutnya. Namun, suaranya yang serak dan penampilannya yang terkadang tentatif saat menghadapi Donald Trump. Pada debat itu, Trump melepaskan rentetan kritik frontal termasuk kebohongan yang sudah usang seperti migran yang melakukan gelombang kejahatan dan bahwa Demokrat mendukung pembunuhan bayi. Diawal debat, Biden berhenti sejenak ketika ia menyampaikan pendapatnya mengenai Medicare dan reformasi pajak dan terlihat kehilangan arah. Trump frontal menyindir Biden lantaran tidak koheren, dengan mengatakan tidak tahu apa yang dikatakannya. ( tbu )




