Menkominfo Budi Arie mengklarifikasi soal back up data di Pusat Data Nasional yang diretas. Budi mengungkapkan bahwa sejatinya terdapat fasilitas data back up di PDN. Namun, menurutnya, para tenant kesulitan menggunakan fasilitas tersebut lantaran keterbatasan anggaran. Budi mengatakan, fasilitas data backup tersebut telah disediakan oleh PT Lintasarta maupun PT Telkom di PDN. Budi kemudian menjelaskan rincian data yang telah diback up. Jumlah virtual mesin yang ter-back up di Surabaya sebanyak seribu 630 virtual mesin atau 28 koma 5 persen dari total kapasitas. Budi tak menampik bahwa data yang diback up hanya sebagian kecil dari data keseluruhan. Pihaknya mengaku telah meminta para tenant atau pengguna untuk melakukan backup namun para pengguna itu memiliki keterbatasan anggaran. ( tbu )




