BlackBerry sepanjang kuartal pertama tahun ini mencatatkan pendapatan 144 juta dolar amerika, atau 2 koma 36 triliun rupiah. Angka ini melampaui perkiraan rata-rata analis yang hanya 134 koma 1 juta dolar amerika. BlackBerry menyediakan layanan keamanan siber dan perlindungan data untuk perusahaan dan pemerintah. ( tbu )




