Freeport Indonesia PTFI resmi mengoperasikan fasilitas pengolahan dan pemurnian atau smelter konsentrat tembaga hari ini. Smelter dengan desain single line terbesar di Dunia ini berada di Kawasan Ekonomi Khusus JIIPE Gresik Jawa Timur. Smelter Freeport ini diresmikan oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan sejumlah menteri. Presiden Direktur PTFI Tony Wenas mengatakan, pembangunan smelter bisa terlaksana sesuai dengan jadwal. Smelter ini akan memproduksi katoda tembaga diperkirakan mulai sekitar bulan Agustus atau membutuhkan waktu 6 sampai 10 minggu pasca pengoperasian. Hal ini untuk memanaskan semuanya, agar mencapai titik panas tertentu pada furnishnya. Setelah itu dimasukkan konsentrat, kemudian diolah di furnish itu untuk dibentuk anode casing yang kemudian dibawa ke Electro Refinery. Selanjutnya, saat di Electro Refinery akan membutuhkan waktu 3 minggu. Jadi diperkirakan, pihak Freeport dapat memproduksi katoda tembaganya pertama nanti di sekitar pertengahan Agustus. ( tbu )




