Anggaran untuk membangun Ibu Kota Nusantara IKN tahun ini baru terpakai 5,5 triliun rupiah. Padahal pemerintah menganggarkan sebesar 40 triliun rupiah dalam APBN 2024 untuk pembangunan IKN. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan anggaran itu dibagi dua kegunaan. Pertama untuk pembangunan fisik. Dari total anggaran 36,7 triliun baru terpakai 3,4 triliun untuk pembangunan kawasan Istana dan kantor kementerian, rumah susun ASN, rumah tapak menteri, dan rumah sakit IKN. Anggaran juga digunakan untuk pembangunan jalan tol, jembatan, bandara VVIP, dan penyempurnaan kawasan Bendungan Sepaku Semoi. Kedua untuk pembangunan non fisik yang dianggarkan 3,3 triliun, namun baru terpakai 2 triliun. Mulai untuk perencanaan koordinasi kegiatan, pemetaan dukungan pengamanan, dan operasional Otorita IKN. (detik-tbu)




