Boeing 787 Dreamliner

Skandal kembali terjadi di Boeing. Kali ini terkait whistleblower yang melaporkan kejanggalan pada pembuatan pesawat perusahaan itu. Sosok yang bernama Richard Cuevas mengajukan pengaduan ke dua lembaga Amerika karena tindakan balasan Boeing setelah dia melaporkan masalah yang berbahaya pada Boeing 787 Dreamliner. Ia mengaku diberhentikan secara tiba-tiba pada Maret 2024 setelah menyampaikan kekhawatiran atas penyimpangan sekat tekanan depan pesawat, yang sangat penting untuk mengelola tekanan selama penerbangan. Cuevas sendiri merupakan whistleblower terbaru yang melaporkan operasi Boeing. Ia bekerja sebagai kontraktor untuk Strom, yang menugaskannya ke Spirit AeroSystems, yang membuat badan pesawat untuk Dreamliner. ( tbu )

Author: Andi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *