Survei terbaru PwC terhadap tenaga kerja global menemukan, porsi pekerja yang diperkirakan bakal pindah pekerjaan dalam 12 bulan kedepan lebih tinggi dibanding periode great resignation pada tahun 2022 lalu. Disebutkan, 28 persen 56 ribu responden pekerja yang di survey PwC menyatakan segera berganti atau pindah pekerjaan, seiring dengan meluasnya adaptasi kecerdasan buatan, atau AI. Angka responden yang siap berpindah kerja itu tercatat lebih tinggi ketimbang tahun 2022 dan 2023 yang masing-masing mencapai 19 serta 26 persen. Survei Hopes and Fears PwC pada tahun ini juga menunjukkan, para pekerja mulai menerima teknologi baru seperti kecerdasan buatan generatif atau GenAI dan memprioritaskan peningkatan keterampilan di tengah meningkatnya beban kerja danĀ ketidakpastian global. ( ben )




