Presiden Rusia Vladimir Putin tiba di Beijing tadi pagi untuk menemui Presiden Tiongkok Xi Jinping. Dua rival Amerika Serikat itu disebut akan memperdalam kemitraan strategis mereka. Pada Februari 2022, Tiongkok dan Rusia mendeklarasikan kemitraan tanpa batas, beberapa hari sebelum pecahnya perang Rusia-Ukraina. Putin memilih Tiongkok sebagai kunjungan luar negeri pertamanya sejak memenangkan Pemilu beberapa waktu lalu. Ia akan kembali berkuasa, setidaknya hingga tahun 2030. Kunjungan Putin menyiratkan pesan kepada dunia tentang prioritas dan kedalaman hubungan pribadinya dengan Xi Jinping. Putin menyebut akan mencoba menjalin kerjasama yang lebih erat di bidang industri dan teknologi tinggi, ruang angkasa dan energi nuklir untuk tujuan damai, kecerdasan buatan, sumber energi terbarukan, dan sektor inovatif lainnya. ( tbu )




