Tesla berencana memberhentikan sekitar 600 karyawan tambahan di California Amerika Serikat, seperti terungkap dalam pemberitahuan kepada pemerintah negara bagian setempat, Selasa 14 Mei kemarin. Sebelumnya, Tesla tengah melakukan serangkaian PHK secara global yang dimulai sebulan lalu, akibat penurunan penjualan dan ketatnya persaingan harga mobil listrik. CEO Tesla Elon Musk pertengahan bulan April lalu mengatakan, perusahaannya akan memberhentikan lebih dari 10 persen tenaga kerja globalnya, yang berjumlah lebih dari 140 ribu pada akhir tahun 2023 lalu. Sejak saat itu, Produsen mobil listrik tersebut telah melakukan beberapa kali PHK, sesuai keinginan Elon Musk. (kontan/ben)




