Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol menegaskan jumlah 2000 adalah peningkatan minimum yang diperlukan dalam penerimaan sekolah kedokteran meski pemerintah akan terbuka melakukan pembicaraan jika dokter mengusulkan alternatif yang lebih masuk akal dan rasional. Pernyataan itu disampaikan ditengah sedikitnya tanda-tanda terobosan dalam perselisihan antara pemerintah dan komunitas medis mengenai kenaikan kuota penerimaan. Ia juga mengatakan kekhawatiran lebih besar yakni meskipun ada penambahan 2000 orang, masih diperlukan 10 tahun lagi sebelum para dokter baru dapat bergabung dengan dunia kerja. Sekitar 12 ribu dokter junior telah mengundurkan diri sejak 20 Februari untuk memprotes rencana pemerintah. Sementara para profesor kedokteran telah mengajukan pengunduran diri massal untuk bergabung dalam aksi kolektif. ( tbu )



