Produsen peralatan telekomunikasi, Ericsson mengumumkan bakal melakukan PHK terhadap 1200 karyawan di Swedia. Keputusan itu diambil sebagai langkah penghematan biaya operasional di tengah lesunya permintaan untuk peralatan 5G. Inisiatif penghematan biaya mencakup berbagai bidang seperti pengurangan konsultan, perampingan proses dan pengurangan fasilitas. Ericsson juga memperkirakan pasar jaringan seluler masih menantang pada 2024. Tahun lalu, Ericsson juga melakukan PHK terhadap 8500 karyawan atau sekitar 8 persen dari tenaga kerjanya untuk memangkas biaya. Menurut pengajuan Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat, Ericsson memiliki 99 ribu 950 karyawan termasuk 10 ribu 744 pekerja di Amerika Utara pada akhir 2023. Rencana PHK terbaru terhadap 1200 karyawan diakui sudah diumumkan kepada pekerja dan sedang dilakukan negosiasi dengan serikat pekerja. ( tbu )



