Kawasan Laut Merah di Timur Tengah masih memanas, lantaran hari Jumat pagi tadi, milisi Houthi kembali menembakkan rudal ke kapal tanker Amerika Serikat. Milisi yang berbasis di Yaman itu mengatakan, telah menembakkan rudal laut dan menghasilkan serangan langsung. Menurut milisi Houthi, serangan rudalnya menjadi aksi pembalasan atas serangan udara Amerika dan Inggris ke Yaman hari Kamis malam. Operasi Perdagangan Maritim Inggris, UMTO, membenarkan penembakan itu. Lembaga itu mengaku menerima berita tentang insiden keamanan di sekitar 85 mil laut di lepas pantai Yaman. Sementara itu, sesaat setelah keterangan Houthi, Amerika merilis pernyataan dua rudal balistik anti kapal telah diluncurkan Houthi ke kapal tangker MV Chem Ranger, namun tak mengenai sasaran. (cnbc/ben)




