Pengusaha ritel diimbau melakukan ekstensifikasi bisnis ditengah ketidakpastian ekonomi tahun ini. Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia Roy Nicholas Mandey mengimbau peritel mulai mengekstensifikasi bisnisnya di luar sektor ritel. Hal itu diperlukan sebagai antisipasi dari risiko yang tidak dapat diprediksi. Meskipun, Aprindo masih optimistis dengan proyeksi pertumbuhan ritel di tahun pemilu ini berkisar 3,7 sampai 3,8 persen secara tahunan. Namun, Roy menilai risiko gejolak ekonomi masih tetap menghantui ritel. Pasalnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan konflik di Laut Merah telah mengancam gejolak harga minyak dunia. Kondisi itu berisiko pada pasokan dan harga barang-barang hingga menekan daya beli masyarakat. ( tbu )




