Bank Indonesia resmi kembali menggunakan nama suku bunga acuan menjadi BI Rate dari sebelumnya BI seven-Days Reverse Repo Rate. Gubernur BI, Perry Warjiyo menyatakan mulai 21 Desember 2023 BI menggunakan BI rate sebagai suku bunga acuan menggantikan nama BI 7 Days Reverse Repo Rate. Perry juga menegaskan, Penggantian nama ini tidak mengubah makna dan tujuan BI-Rate sebagai sinyal kebijakan moneter Bank Indonesia, serta operasionalisasi-nya tetap mengacu pada transaksi reverse repo Bank Indonesia tenor 7 hari. Sebenarnya nama suku bunga acuan yakni BI Rate sudah pernah dipakai sebelum 2016. Sejarah BI rate sendiri bisa ditarik dari krisis moneter yang memicu Indonesia melakukan banyak reformasi di lembaga keuangan.( tbu )




