Kementerian Perindustrian mengungkapkan Indonesia masuk 10 besar penyumbang produk manufaktur dunia. Indonesia menjadi satu-satunya negara ASEAN di daftar yang dikeluarkan oleh safeguardglobal dot com. Berdasarkan publikasi itu, Indonesia berkontribusi 1 koma 4 persen kepada produk manufaktur global. Capaian ini merupakan kenaikan yang berarti lantaran pada empat tahun lalu Indonesia masih berada di posisi 16. Kenaikan peringkat itu menandakan sektor manufaktur memberikan multiplier effect kepada sektor lainnya. Sebagai gambaran dengan meningkatnya output industri, sektor transportasi juga akan meningkat, demikian juga dengan sektor energi, pertanian, perkebunan, dan kelautan yang merupakan sumber-sumber bahan baku dan faktor-faktor input produksi bagi sektor manufaktur. (detik-tbu)




