Nike memproyeksikan pendapatan tahun fiskal penuh naik 1 persen, namun turun dari perkiraan sebelumnya. Analis memperkirakan kenaikan sebesar 3 koma 8 persen. Hal itu dilakukan menyusul belanja konsumen yang berhati-hati dan bisnis online yang melemah. Nike juga akan mengurangi pasokan lini produk utama untuk mengelola biaya. Nike mencari penghematan 2 miliar dolar amerika selama 3 tahun kedepan melalui langkah-langkah termasuk memperketat pasokan beberapa produk, meningkatkan rantai pasokan, mengurangi lapisan manajemen, dan meningkatkan penggunaan otomatisasi. Bisnis grosir Nike terus-menerus berada dibawah tekanan lantaran pengecer melakukan lebih sedikit pesanan ditengah permintaan yang tidak stabil. Pelemahan juga terlihat pada penjualan online. Penjualan di Tiongkok juga melambat menyusul perekonomian yang terpuruk. ( tbu )




