Emiten pengelola jaringan resto Pizza Hut, Sarimelati Kencana, mengaku sangat terdampak atas aksi boikot produk yang diduga terafiliasi dengan Israel. Perseroan berharap tokoh agama melakukan klarifikasi, mengingat MUI tidak pernah menerbitkan daftar perusahaan, namun fatwanya telah disalah gunakan oleh orang-orang tak bertanggung jawab dengan menyebarkan nama-nama perusahaan. Untuk itu, tokoh-tokoh agama perlu meluruskan hal yang terjadi, agar masyarakat memahami permasalahan yang sebenarnya. Kasus tak bertanggung jawab terkait daftar perusahaan yang disebut terafiliasi dengan Israel, tidak saja mendera Jaringan gerai Pizza Hut di Indonseia, melainkan juga merek-merek dalam dan luar negeri lainnya, sehingga klarifikasi dari tokoh agama dan pemerintah sangat diperlukan. ( ben )



