Kementerian kesehatan

Pemerintah telah menerima laporan kasus penyakit mycoplasma pneumonia masuk ke Indonesia, yang disampaikan oleh Dinas Kesehatan DKI Jakarta. Kementerian kesehatan menyebutkan, gejala yang dialami pasien terinfeksi pneumonia adalah sesak napas, disertai demam dan flu. Epidemiolog dari Universitas Griffth Australia, Dicky Budiman mengatakan kasus mycoplasma pneumonia tidak akan menyebabkan pandemi. Meski demikian, temuan ini bisa menyebar seperti terjadi di Tiongkok dan negara-negara lainnya, jika pemerintah lambat dalam merespons kasus mycoplasma pneumonia. Dicky Budiman menyebutkan di Indonesia, kasus pneumonia sudah ada vaksinnya yaitu Pneumococcal Conjugate Vaccine. Untuk itu, pemerintah diminta untuk mensosialisasikan kewajiban vaksin tersebut untuk mencegah penularan. ( ben )

Author: Andi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *