OJK menargetkan penghimpunan dana di pasar modal mencapai 175 hingga 200 triliun rupiah di 2024. Target tersebut tidak jauh berbeda dengan tahun ini. Penetapan target tersebut sejalan dengan target pertumbuhan ekonomi dunia yang oleh sebagian lembaga seperti International Monetary Fund dan Bank Dunia direvisi ke bawah. OJK tetap optimistis terhadap 2024, tapi tetap konservatif. Adapun per 30 November 2023, OJK mencatat total penghimpunan dana di pasar modal sebesar 230 koma 59 triliun rupiah. Secara rinci, 74 perusahaan melakukan IPO. Selanjutnya, dikontribusikan oleh 21 Penawaran Umum Terbatas, 11 penerbitan Efek Bersifat Utang atau Sukuk, serta Penawaran Umum Berkelanjutan Tahap I, II dan seterusnya. ( tbu )




