Regulator keselamatan otomotif di Amerika Serikat membuka penyelidikan terhadap 73 ribu mobil hibrida Chevrolet Volt. Ini menyusul laporan mesin mobil yang mati tiba-tiba. The National Highway Traffic Safety Administration telah membuka evaluasi awal terhadap Chevrolet Volt model 2016 hingga 2019. Ada 61 keluhan terkait dengan modul kontrol energi baterai BECM mobil ini. Beberapa laporan menyebut kendaraan ini tidak memiliki peringatan sebelum mesinnya berhenti. General Motors sebelumnya menyebut jika kendaraan gagal dihidupkan kembali, maka BECM mungkin perlu diganti dan diprogram ulang. Namun, GM belum menarik kendaraan meski produksinya telah dihentikan pada awal 2019. NHTSA menilai masalah ini bisa menimbulkan risiko keselamatan jika kendaraan tidak dapat bergerak mengikuti arus lalu lintas di sekitarnya. ( tbu )




