Biro Pembinaan dan Pengembangan Perdagangan Berjangka Komoditi Bappebti memaparkan, sampai bulan Oktober kemarin jumlah investor kripto di Indonesia mencapai 18,06 juta orang, atau naik 0,84 persen dari bulan sebelumnya. sementara total transaksi pada periode sama tercatat sebesar 10,5 triliun rupiah, atau naik sekitar 31 persen dibanding bulan sebelumnya. Secara tahunan, jumlah investor kripto di Indonesia meningkat sekitar 10 persen dibanding 16,4 juta orang pada Oktober tahun lalu. Meski demikian, secara tahunan, nilai transaksi kripto di Indonesia mengalami penurunan sebesar 19 persen dibanding Oktober 2022 yang sebesar 12,9 triliun rupiah. ( ben )




