Terry Gou, miliarder pendiri raksasa teknologi Foxconn, mengundurkan diri dari pencalonan Presiden Taiwan. Gou yang mengumumkan pencalonannya Agustus lalu, mengatakan dia ingin menyatukan oposisi dan memastikan Taiwan tidak menjadi Ukraina berikutnya. Ia menyalahkan Partai Progresif Demokratik yang berkuasa lantaran membawa Taiwan ke ambang perang dengan memusuhi Tiongkok. Gou mundur dari bursa presiden pada Jumat pekan lalu, padahal baru mendapat lampu hijau dari komisi pemilu pekan lalu setelah mengumpulkan cukup banyak tanda tangan yang sah untuk mencalonkan diri sebagai calon independen. Dalam sebuah pernyataan ia mengatakan menarik tubuhnya tetapi tidak menarik jiwanya. Dia tidak merinci apa yang akan dia lakukan selanjutnya dalam kampanye presiden atau siapa yang mungkin dia dukung, Hou Yu-ih dari partai oposisi terbesar Taiwan Kuomintang KMT, atau mantan walikota Taipei Ko Wen-je dari Partai Rakyat Taiwan yang jauh lebih kecil TPP. (cnbc-tbu)




