Jerman disebut sedang berada dalam krisis nasional yang serius. Hal ini dikatakan perdana menteri negara bagian terpadat Bavaria, Markus Soeder, merujuk ke pemerintah Kanselir Jerman Olaf Scholz. Ia mengatakan Berlin kini sulit menemukan jalan keluar dari kesulitan tersebut. Bahkan politisi itu memperingatkan darurat anggaran, kemungkinan besar menjadi beban lain bagi rakyat. Kata-katanya muncul sebagai tanggapan atas kebijakan pemerintah federal yang mengumumkan pencabutan kontrol harga energi. Sebelumnya, pembatasan harga listrik dan gas telah diberlakukan pada 2022. Langkah pembatasan itu diambil untuk melindungi rumah tangga dan dunia usaha dari melonjaknya harga. Harga meningkat seiring tindakan Jerman yang secara aktif mengurangi impor energi dari Rusia, sebagai respons terhadap pecahnya perang di Ukraina. ( tbu )




