Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat, SEC, berupaya memaksa orang terkaya dunia, Elon Musk, untuk bersaksi dalam penyelidikan terkait akuisisi Twitter senilai 44 miliar dollar amerika. Penyelidikan ini telah meningkatkan perselisihan berkepanjangan antara SEC dan Elon Musk, menyangkut potensi Elon Musk melanggar hukum sekuritas federal pada 2022, ketika membeli saham Twitter yang kemudian diubah namanya menjadi X. SEC menyatakan telah memanggil Musk pada Mei 2023 untuk memberikan kesaksian di kantor SEC San Francisco, dan Musk telah setuju untuk hadir pada 15 September. Namun, dua hari sebelumnya, Musk mengajukan keberatan yang tak beralasan, serta menolak panggilan pada bulan ini dan bulan depan. ( bn )



