Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mulai mewaspadai kondisi ekonomi global yang terlihat semakin melemah. Hal tersebut tergambar dari 61,9 persen Purchasing Managers’ Index PMI manufaktur di negara-negara dunia mengalami kontraksi. Sri Mulyani mencatat, PMI manufaktur kebanyakan negara yang mempunyai peran penting di dunia berada di bawah level 50, seperti Amerika Serikat, Inggris, Jepang, Korea Selatan. Dia mengtakan, pelemahan tersebut patut diawasi, lantaran akan turut berpengaruh pada kinerja manufaktur di tingkat global maupun di Indonesia. Selain itu, Sri Mulyani mengungkapkan, sekitar 14,3 persen negara-negara global mengalami ekspansi yang terus terakselerasi termasuk Indonesia, Meksiko dan Turki. ( tbu )




