Data transaksi yang dihimpun Bank Indonesia menunjukan, pada periode 22 hingga 25 Mei 2023, arus modal asing yang masuk sekitar 970 miliar rupiah. Menurut BI, arus modal asing itu merupakan selisih dari aksi beli neto investor asing sebesar 1,74 triliun rupiah dipasar saham, serta aksi jual neto asing sebesar 760 miliar rupiah di pasar SBN. Seiring dengan masuknya dana asing ke pasar keuangan domestik, premi resiko investasi ke Indonesia juga terpantau menurun. Tercatat, premi credit default swap Indonesia periode 5 tahun pertanggal 25 Mei turun keposisi 89,57 bps, dari sebelumnya diposisi 90,13 bps pertanggal 19 Mei lalu. Secara akumulasi, sejak awal tahun ini hingga tanggal 25 Mei, investor asing mencatatkan beli neto sebesar 68,66 triliun rupiah di pasar SBN dan beli neto 15,53 triliun di pasar saham. ( ben )




