Produsen mobil asal Prancis, Renault kini meninjau kembali kebijakan penetapan harga mobil listriknya di seluruh dunia setelah Tesla melakukan pemotongan harga. Renault akan menganalisis negara demi negara, pasar demi pasar, tingkat daya saing mana yang harus dimiliki untuk bertahan. Renault diketahui mencatat peningkatan penjualan 9 persen pada kuartal pertama tahun ini. Hasil ini menunjukkan strategi restrukturisasi yang berfokus pada model mungkin mulai membuahkan hasil, setelah 4 tahun mencatat penurunan pendapatan. Namun, dilain sisi, pemangkasan harga yang dilakukan Tesla menjadi peringatan bagi para pesaing, termasuk Renault. ( tbu )



