Bank Indonesia mencatat surplus transaksi berjalan tahun 2022 naik signifikan mencapai 13,2 miliar dolar Amerika atau 1 persen dari PDB dibandingkan dengan capaian surplus tahun 2021 sebesar 3,5 miliar dolar Amerika atau 0,3 persen dari PDB. Kinerja itu didukung peningkatan ekspor sejalan harga komoditas global yang tinggi dan permintaan atas komoditas Indonesia yang tetap baik, ditengah impor yang juga meningkat seiring perbaikan ekonomi domestik. Sementara itu, transaksi modal dan finansial tahun 2022 mencatat defisit 8,9 miliar dolar Amerika seiring tingginya ketidakpastian pasar keuangan global. ( tbu )




