Otoritas penerbangan Filipina menutup wilayah udara ibu kotanya, Manila, pada malam tahun baru dihari Sabtu kemarin, akibat terjadinya pemadaman listrik. Kondisi itu berdampak pada rute-rute penerbangan di bandara Ninoy Aquino, seiring terjadinya gangguan pada sistem kontrol lalu lintas udara Filipina. Sampai dengan hari Senin ini, Bandara Ninoy Aquino belum bisa beroperasi secara optimal, seiring masih terjadinya gangguan sistem. Manajer umum bandara Ninoy Aquino menyebutkan, saat ini pihaknya hanya mampu menangani 15 kedatangan perjam, atau lebih rendah dibanding sebelumnya yang bisa melayani 20 pergerakn pesawat setiap jam. (cnbc/ben)



