Menteri Keuangan Prancis Bruno Le Maire menegaskan, negaranya terbebas dari resesi. Kepastian ini ia sampaikan setelah menurunkan prospek ekonominya untuk tahun 2023. Le Maire mengatakan, pertumbuhan ekonomi Prancis untuk tahun 2022 telah direvisi, dari 2,5 menjadi 2,7 persen. Sebelumnya, Pemerintah Prancis juga telah menurunkan prospek pertumbuhan ekonomi 2023, dari 1,4 persen menjadi 1 persen. Pihaknya mempertahankan perkiraan pertumbuhan yang positif, tapi tetap menyesuaikannya dengan realitas dan situasi internasional, ketegangan pasar energi, dan kendala yang dialami mitra dagang. Le Maire mengatakan, inflasi akan tetap tinggi sampai Desember, Januari, dan Februari mendatang. ( tbu )



