Presiden Jokowi

Presiden Jokowi memberi sinyal kuat dalam mempertimbangkan tawaran minyak murah dengan diskon 30 persen dari Rusia demi mengurangi tekanan biaya energi di Indonesia. Pengamat dari Energy Watch Mamit Setiawan menilai, apabila tawaran itu berhasil dilaksanakan, akan berdampak baik pada RI dari segi pengurangan biaya produksi BBM. Namun juga tergantung seberapa besar indonesia mampu membeli dari total nilai impor. Jika pemerintah mampu mengimpor banyak, maka beban subsidi minyak RI akan berkurang signifikan dan ujungnya bisa menurunkan harga BBM. Namun jika impornya sedikit maka sama saja tidak signifikan. ( tbu )

Author: Andi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *