Traveloka berencana menutup layanan e-grocery miliknya, Traveloka Mart, meski usianya baru 6 bulan sejak pertama beroperasi bulan Maret kemarin. Menurut manajemen Traveloka, penutupan fitur e-grocery dari platformnya menjadi bagian dari strategi bisnis perusahaan kedepan. Penutupan fitur Traveloka Mart hanya berselang sebulan sejak Traveloka mendapatkan investor baru dari Thailand. Tercatat, pada tanggal 26 juli kemarin, Traveloka menandatangan kesepakatan dengan PTT Oil and Retail Business Public Company, atau BUMN Migas asal Thailand. Lebih lanjut Traveloka memastikan, proses transisi bagi karyawan dan mitra-mitra traveloka mart akan di lakukan dengan baik. ( ben )




